by

Presiden Jokowi serahkan 1.500 Sertifikat Tanah di Cilacap

Kabarnas, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan 1.500 Sertifikat Tanah untuk Rakyat  Kecamatan Cilacap Selatan, Cilacap, Jawa Tengah.

Hati-hati dalam menjadikan sertifikat tanah sebagai jaminan pinjaman ke bank, kalkulasi dulu besaran angsuran pinjaman yang harus dibayar setiap bulannya.

“Tolong dihitung, tolong dikalkulasi. Dihitung, dikalkulasi bisa nyicil enggak, bisa ngangsur enggak. Kalau enggak, enggak usah yang namanya ini dipakai agunan, enggak usah. Simpan saja di rumah,” tutur Presiden Jokowi saat menyerahkan 1.500 Sertifikat Tanah untuk Rakyat di In Door Tennis, Jln. Dr. Soetomo No. 22, Kecamatan Cilacap Selatan, Cilacap, Jawa Tengah, Senin (25/2) siang.

Kalaupun dapat pinjaman dari bank, Presiden mengingatkan, jangan sampai uang pinjaman dari bank itu untuk beli hal-hal yang belum perlu. Kalau dapat agar uangnya digunakan semuanya untuk modal investasi, untuk modal usaha, untuk modal kerja.

Presiden Jokowi juga menyampaikan pemerintah mempercepat penyelesaian sertifikat atas tanah, karena setiap turun ke desa, ke kampung, yang ia dengar adalah sengketa tanah, sengketa lahan, konflik tanah.

“Dimana-mana, tidak hanya di Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Bali, NTT, NTB, sampai Papua semuanya ada yang namanya sengketa lahan,” ujar Presiden.

Sengketa tanah itu terjadi, menurut Presiden, karena dari 126 juta yang harusnya disertifikatkan, baru 46 juta di 2015. Masih kurang 80 juta yang belum pegang sertifikat. Hal ini karena dulu satu tahun hanya dibuat sertifikat 500.000.

“Itulah kenapa sejak 2017 pembuatan sertifikat dipercepat semuanya. Setahun dulunya hanya 500 ribu. 2017 itu kita telah membuat 5 juta sertifikat. 2018, 7 juta sertifikat. Tahun ini harus keluar 9 juta sertifikat harus keluar,” tegas Presiden.

Pada acara tersebut, Presiden Jokowi tampak didampingi Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan A. Djalil, Mensesneg Pratikno, dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *