by

Dukungan 1000an purnawirawan TNI/Polri, pukulan telak dan menyesakkan bagi Prabowo

Kabarnas, Jakarta – Pengamat Intelijen dan Militer Ridlwan Habib menilai dukungan para purnawirawan menjadi pukulan telak bagi kubu Prabowo Subianto. Pasalnya, para senior dan teman Prabowo di militer justru mendukung pasangan Jokowi – Ma’ruf Amin

“Itu dukungan yang saya kira sangat menyesakkan dada kubu pak Prabowo. Sebab, senior senior dan teman pak Prabowo malah mendukung Jokowi,” ujar Ridlwan Habib kepada di Jakarta, Minggu (10/2) sebagaimana dikutip dari Beritasatu.com.

Menurut Ridlwan, para senior TNI tentu sangat tahu kualitas Prabowo sebagai junior mereka. Apalagi beberapa yang mendukung Jokowi merupakan atasan Prabowo saat masih aktif di militer sehingga paham benar kemampuan Prabowo.

“Dalam tradisi militer, seorang senior berperan sebagai Abang, kakak asuh, sekaligus pelatih bagi adik angkatannya. Ini seniornya saja tidak percaya pada Prabowo dan justru mendukung Jokowi yang sipil,” kata Ridlwan.

Ridlwan menjelaskan dukungan ribuan purnawirawan yang tergabung dalam tiga induk organisasi itu berdampak signifikan. Menurut Ridlwan dukungan tersebut bisa mendongkrak elektabilitas Jokowi-KH Ma’ruf Amin.

“Mereka mempunyai jejaring yang luas dan solid. Jadi, dukungan mereka sangat bisa berdampak besar,” pungkas Ridlwan.

Para purnawirawan TNI AD yang mendukung Jokowi bergabung dalam induk organisasi relawan Cakra 19, purnawirawan TNI AU pada relawan Elang 01 dan purnawirawan TNI AL melalui relawan Jala Nusantara.

Sebelumnya  sekitar 1000 orang purnawirawan TNI/Polri berkumpul di JI Expo Kemayoran mendeklarasikan dukungannya  kepada pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin pada pemilu presiden 2019.

Deklarasi dukungan disampaikan langsung oleh para purnawiran TNI-Polri di hadapan Presiden Joko Widodo, saat acara Silaturahim Purnawiran TNI-Polri dengan Presiden Joko Widodo, di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Minggu (10/2).

Naskah deklarasi dibacakan oleh, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) tahun 1996-1998, Laksamana TNI (Purn) Arief Koesharyadi.

“Kami purnawirawan TNI-Polri menyatakan bahwa dalam semangat dan optimisme kerja nyata, kami dengan bulat mendukung Bapak Jokowi dan Bapak Ma’ruf Amin, sebagai presiden dan wakil presiden melanjutkan pembangunan sesuai nawacita kedua,” kata Laksamana TNI (Purn) Arief Koeshariadi saat membacakan naskah deklarasi.

Menurut Arief, Indonesia sebagai negara maritim memerlukan sosok pemimpin yang bisa menjadi teladan, bersih, jujur, merakyat, kerja nyata, dan memiliki komitmen kuat membangun kesehahteraan rakyat.

“Sosok pemimpin tersebut ada dalam sosok Pak Jokowi. Pengalaman Pak Jokowi selama empat tahun memimpin, sudah cukup meyakinkan para purnawirawan TNI-Polri,” tuturnya.

Deklarasi tersebut diwakili sejumlah mantan pimpinan tinggi TNI dan Polri, antara lain Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi, Letjen TNI (Purn) Suaidi Marasabessy, Mantan KSAD Jenderal (TNI) Subagyo HS, dan Laksamana TNI (Purn) Bernard Kent Sondakh, Jenderal (Purn) Wismoyo Arismunandar,  Jenderal (Purn) Fahrur Rozi, Jenderal (Purn) Agum Gumelar, Jenderal (Purn) Muchdi Pr .Kemudian, Laksamana Madya TNI (Purn) Freddy Numberi dan Marsekal (TNI) Agus Supriyatna.

Dari Polri, diwakili oleh tiga mantan Kepala Polri, yakni Jenderal Pol (Purn) Roesmanhadi, Jenderal Pol (Purn) Da’i Bachtiar, dan Jenderal Pol (Purn) Suroyo Bimantoro.

Para perwira tinggi TNI-Polri tersebut naik ke panggung dan turut menyuarakan teks deklarasi yang dibacakan oleh Laksmana TNI (Purn) Arief Koesharyadi.

Sebelumnya mentara  Koordinator deklarasi, Laksamana Muda TNI (Purn) Iskandar Sitompul, dalam keterangan tertulisnya beberapa waktu yang lalu saat membacakan teks deklarasi, di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Minggu (12/8/2019) lalu. mengatakan dukungan diberikan karena kinerja Jokowi sebagai presiden dianggap telah terbukti.

“Ada seribu purnawirawan yang akan mendeklarasikan dukungan untuk Pak Jokowi,” ujar Iskandar selaku Jubir #CAKRA19.

Untuk diketahui sebelumnya pada September 2018 lalu, pasangan capres/cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno,  juga pernah mendapat dukungan dari sekitar 300 orang purnawirawan TNI/Polri

Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal (Purn) Imam Sufaat yang saat itu  turut memberikan dukungan kepada pasangan no.urut 02 tersebut mengatakan, saat ini Indonesia masih berjuang keras untuk mengentaskan kemiskinan, memberantas kebodohan untuk mencapai kesejahteraan.

Tawaran ekonomi kerakyatan yang diusung Prabowo dinilai bisa jadi solusi sehingga ada 300 purnawirawan jenderal siap berjuang untuk memenangkan Prabowo-Sandi di Pilpres 2019, ujar Imam Sufaat.

 

Comment

News Feed