by

Ini besaran tunjangan Jabatan Fungsional Analis APBN

Kabarnas, Jakarta –  Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 18/01/2019 lalu, tandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 2 Tahun 2019 tentang Tunjangan Jabatan Fungsional Analis Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

Perpres tersebut bertujuan untuk peningkatan mutu, prestasi, pengabdian, dan produktivitas kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang diangkat dan ditugaskan secara penuh dalam Jabatan Fungsional Analis Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sehingga diharapkan sesuai dengan beban kerja dan tanggung jawab pekerjaannya.

PNS yang diangkat dan ditugaskan secara penuh dalam Jabatan Fungsional Analis Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara diberikan tunjangan setiap bulan sesuai dengan keahliannya dan besarannya adalah sbb:

Tunjangan Analis APBN tersebut, dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

Pemberian Tunjangan Analis Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dihentikan apabila pegawai negeri sipil sebagaimana dimaksud diangkat dalam jabatan struktural, jabatan fungsional lain, atau karena hal lain yang mengakibatkan pemberian tunjangan dihentikan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Peraturan Presiden ini mulai berlaku sejak diundangkan, diundangkan oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna H, Laoly pada 22 Januari 2019 lalu.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *